Thursday, February 2, 2012

Kepakkan Sayapmu Setinggi Langit, Garuda!

    Sepakbola Indonesia. Untuk membahas hal tersebut emang gak akan ada habisnya, walaupun minim prestasi, kisruh di PSSI, dualisme liga, dan sebagainya, kita sebagai supporter tetaplah harus mendukung Timnas Indonesia kapanpun dan dimanapun. Gue mau cerita tentang pengalaman gue selama mensupport Timnas Indonesia.

         Pertama kali gue nonton langsung di GBK, yaitu ketika gue masih imut-imut kelas 1 SMP. Tepatnya, 10 Juli 2007 saat Indonesia menggilas Bahrain 2-1 di Piala Asia 2007. Gue kesana bareng bokap, dengan cuma modal nekat sore itu meluncur ke GBK walaupun belum punya tiket. Kita ke GBK menaiki busway, ketika sampai di sana, antrian tiket cukup panjang. Namun pertandingan akan dimulai kuranglebih 30 menit lagi. Akhirnya kita memutuskan dengan membeli 2 tiket tribun seharga Rp 80ribu di calo. Yak, padahal harga tiket asli tribun hanya Rp 15ribu. Tapi, saat itu kita gak mau perjalanan kita ke GBK sia-sia. Dan alhamdulillah, Indonesia menang dengan skor 2-1 atas Bahrain. Gol diciptakan oleh Budi Sudarsono di menit 14' setelah berhasil mengecoh kiper Bahrain. Dan gol ke-2 diciptakan oleh Bepe di menit 63' setelah menerima bola muntahan dari tendangan Isnan Ali yang membentur sebelah kiri mistar gawang. Yeah, menang! Setelah pertandingan selesai, yang ada dipikiran gue : "Yeah Indonesia menang, soalnya gue dateng langsung sih!" :p 

       Saatnya nonton Indonesia All Star Legend!  Yak, pada 4 September 2011 gue nonton Milan Glories vs Indonesian All Star Legend. Selain karna gue seorang Milanisti, juga karena gue penasaran dengan pemain-pemain legenda seperti Rochi Putiray, Ricky Yacobi, Widodo C.P dan lain-lain. Gue nonton bareng temen-temen di kategori 1. Di belakang beberapa bangku di belakang gue, ada Boaz Salossa & sang istri lagi nonton. Tergerak hati ingin ngajak foto bareng & minta tandatangan, tapi apadaya dia disuruh nonton di bench oleh official. :| 



Dapet bocoran line-up sebelum pertandingan! :P


Red Flares. Ini GBK atau San Siro? :D
Walaupun kalah 1-5, gue tetep seneng karna Indonesia All Star Legend berhasil menjebol gawang Taibi lewat sontekan Ricki Yacobi. Yeah, akhirnya gue berhasil ngeliat langsung legenda Indonesia ngegolin! 
       
     Walaupun kalah, kami tetap bangga!  Yup, sekarang gue mau cerita ketika mensupport Indonesia ketika kalah. Gue mau ngebahas pertandingan yang belum lama ini aja, saat Indonesia 0-1 Malaysia di penyisihan grup Seagames XXVI. Gue nonton bareng kakak gue yg bernama Ines, serta temen SMP yg bernama Yogi. Kita nonton di VIP Timur, tepat di garis kick off lapangan. Indonesia mengeluarkan susunan pemain lapis ke-2 karena sudah dipastikan lolos ke putaran semi-final. Pertandingan berlangsung seimbang, namun Malaysia lebih beruntung menang dengan skor tipis 0-1. Kecewa pasti ada, namun tetep bangga karna Timnas Indonesia sudah bermain dengan sekuat tenaga. Sepulang dari GBK, gue naik busway - bus 610 lalu dilanjutkan jalan kaki. Di blok m, banyak pedagang emperan yang nanya ke kami "Tadi bola berapa-berapa dek?" Lalu gue jawab dengan lemas, "Kalah 0-1 mas.." Sampe rumah sekitar pukul 23.30an. Capek banget, tapi apasih yang nggak demi Timnas Indonesia! :D
Perjalanan gue ke GBK, serta saat nonton gue foto dan rekam di video berikut ini. Cekidot!

 




Yup, ada suatu hal yang menarik di video tersebut ketika pertandingan turun minum. Penonton dihibur dengan lagu "Ayu Tingting - Alamat Palsu". Penonton kompak saat musik berbunyi : "Jengjeng!!", semua penonton tertawa bersama karna hal tersebut. :))

     Garuda Muda mulai mengepakkan sayapnya. Woohoo, walaupun Timnas U-17 belum lama terbentuk, namun Tim asuhan pelatih Indra Syafri ini bisa mencatatkan prestasi dari ajang Turnamen U-17 di Hongkong. Di Final, meskipun tertinggal 0-1 lebih dulu, akhirnya Timnas U-17 mampu mengalahkan Singapura dengan skor 3-1 lewat 2 gol dari Zabek dan 1 gol dari Evan. Berkat kemenangan ini, membuka secercah harapan bagi Timnas Indonesia di masa yang akan datang. Semoga pembinaan usia dini terus berjalan lancar supaya gelar juara yang diraih Timnas U-17 menular ke Timnas berbagai usia lainnya. Dan bakat anak-anak Indonesia dapat tersalurkan untuk kemajuan sepakbola Indonesia. Aamiin Ya Robbal Aa'lamiin. :)    





"Wahai Garuda Muda.. Bangunkanlah Sang Garuda dari tidur panjangnya.. Goreskanlah prestasi untuk kemajuan Sepakbola Indonesia.."

HIDUP SEPAKBOLA INDONESIA!!
                                                                                                        TTD
Presiden Republik Indonesia 2036.

*Source Foto Timnas U-17 : Twitter @MatiasIbo. 

4 comments:

  1. I love this post, kakak Idhoo! :3
    Ini bisa bikin msyrkt Indo sadar kalo dukung Timnas itu ga pas menang aja! ;D
    Foto pojok kanan bawahnya sesuatu cekaley:3

    ReplyDelete
  2. Hi, Nice post thanks for sharing. Would you please consider adding an intro to my website on your next post? I will return the favor. Please email me back. Thanks!

    Randy
    randydavis387 at gmail.com

    Gadgets

    ReplyDelete